Advertisement
Ketika didiagnosis dengan diabetes, pengobatan yang diresepkan bisa saja
gagal untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien. Dalam keadaan seperti itu,
terapi pijat mungkin bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan
kesehatan yang berkontribusi untuk hidup yang lebih lebih baik dengan diabetes.
Berbagai studi yang dilakukan di Touch Research Institute di University of Miami
School of Medicine, menemukan bahwa terapi pijat bisa membantu untuk mengurangi
kadar gula darah pada anak-anak yang menderita diabetes mellitus.
Penelitian
yang dilakukan di Duke Medical University juga telah menunjukkan bahwa teknik
menghilangkan stres seperti pijat bisa menyumbang dalam menurunkan gula darah
pasien diabetes. Dalam satu studi yang diterbitkan dalam jurnal medis “Diabetes
Spectrum”, sekelompok anak-anak dengan diabetes dilakukan perawatan pijat
selama 30 hari. Efek positif yang terlihat selama pengobatan adalah
berkurangnya tingkat depresi dan kecemasan.
Setelah pengobatan berlangsung
selama satu bulan, insulin meningkat dan rata-rata kadar gula darah mulai
terasa berkurang.
Berikut adalah beberapa manfaat dari terapi pijat untuk penderita diabetes
:
Meningkatkan Sirkulasi Darah
Sirkulasi darah yang tidak lancar adalah masalah umum pada pasien diabetes,
yang sering menyebabkan sulitnya penyembuhan luka. Kelebihan gula darah yang
beredar dalam aliran darah dapat merusak struktur dan fungsi pembuluh darah,
sehingga aliran darah ke seluruh tubuh akan menurun .
Cara mudah untuk meningkatkan sirkulasi darah adalah dengan dilakukan
pijat. Tekanan pijat yang stabil diberikan pada jaringan lunak akan membantu
merangsang aliran darah, yang akhirnya akan memfasilitasi sirkulasi oksigen dan
nutrisi ke seluruh jaringan tubuh yang berbeda. Peningkatan sirkulasi darah ini
juga memungkinkan sel-sel tubuh untuk menggunakan insulin secara lebih efektif
, dan pada akhirnya membantu mengontrol gula darah.
Meningkatkan kinerja Otot
Seperti telah disebutkan di atas, yaitu diabetes mengganggu aliran darah.
Dan ketika hal itu mempengaruhi otot maka dapat menyebabkan kram dan kekakuan,
sehingga cukup untuk membatasi kinerja otot. Terapi pijat yang menerapkan
tekanan pada jaringan lunak (otot, tendon, ligamen) akan membantu meningkatkan
fleksibilitasnya karena akan meningkatkan aliran darah ke daerah-daerah pada
tubuh. Jadi, dengan pijat biasa pasien diabetes bisa mengalami peningkatan
kinerja otot secara keseluruhan.
Meningkatkan mood dan Kesehatan Mental
Berurusan dengan penyakit kronis seperti diabetes bukanlah hal yang mudah,
dan bisa menyebabkan sejumlah masalah psikologis seperti kecemasan dan depresi.
Perubahan diet dan pembatasan gaya hidup dan menjaga kadar gula darah juga bisa
menjadi sumber utama stres bagi pasien diabetes. Salah satu cara terbaik untuk
meringankan beban emosional yang terkait dengan diabetes adalah menjalani
terapi pijat. Pijat seluruh tubuh bisa menghasilkan keajaiban untuk menurunkan
tingkat stres dan mempromosikan kesehatan. Pijat akan meredakan kecemasan,
stres, dan menanamkan perasaan relaksasi. Semua ini bisa menyumbang untuk
meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial, yang kemudian akan
memungkinkan pasien untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Meredakan Neuropati
Pijatan yang lembut juga bisa membantu meningkatkan gejala neuropati.
Neuropati adalah kejadian yang sering terlihat pada pasien diabetes, yang
menyebabkan nyeri, kesemutan, atau sensasi panas di daerah perifer tubuh
seperti tangan, kaki, jari kaki, dan jari-jari tangan. Pijatan sederhana dikaki
dengan tangan atau menggunakan Medimassager dan Foot Massager untuk memijat di
bawah lutut bisa meringankan nyeri neuropati dan membantu meningkatkan
sirkulasi darah.
Perhatian :
Dalam sebuah studi informal yang dilakukan pada tahun 1999-2000 di
Colorado, yang berada di bawah pengawasan Mary Kathleen Rose(seorang terapis
pijat bersertifikat), siswa pijat memberikan jam pijat seluruh tubuh untuk
pasien diabetes di kliniknya. Dalam lebih dari 40 sesi pijat, kadar gula darah
pasien sebelum dan setelah pijat dicatat.
Hasil catatan diketahui bahwa kadar
gula darah pasien menurun hingga sebesar 20 sampai 40 poin setelah dipijat.
Dalam beberapa kasus, terjadi perubahan drastis 100 poin – penurunan atau
peningkatan kadar gula darah yang diamati.
Namun, hanya pijat saja tidak bisa
dikatakan bisa menyebabkan perubahan gula darah mendadak.
Faktor-faktor seperti
dosis insulin dan olahraga berat sebelum pijat mungkin juga berperan terhadap
penurunan gula darah secara mendadak.
Berhenti mengambil obat resep atau makan
terlalu banyak makanan manis mungkin yang telah menyebabkan peningkatan tajam
kadar gula darah.
Secara umum setelah dipijat, penurunan kadar gula darah sebesar 20
sampai 40 poin yang telah diamati adalah normal. Jadi, terapis harus memeriksa
kadar gula darah pasien pasca pijat untuk memastikan jika tidak ada
penurunan kadar gula darah yang signifikan.
Perasaan gugup, rasa lapar yang
berlebihan, detak jantung cepat, dan gemetar adalah beberapa gejala umum dari
kadar gula darah yang rendah.
Jadi, dalam kasus tersebut, terapis harus
memberitahukan gejala-gejala tersebut setelah pasien dipijat. Kemudian pasien
harus segera diberikan tablet glukosa, satu sendok makan madu atau camilan
manis lainnya untuk meningkatkan gula darah dan mengurangi gejala hipoglikemia.
Secara keseluruhan, sebelum Anda memutuskan untuk menjalankan terapi pijat
untuk rencana pengobatan Anda, sebaiknya meminta persetujuan dari dokter atau
layanan kesehatan. Manfaat terapi pijat untuk diabetes tidak didukung oleh
sebagian besar penelitian ilmiah. Jadi sangat penting untuk berkonsultasi
dengan dokter Anda tentang cara perawatan yang akan Anda lakukan. Juga,
monitor kadar gula darah Anda pra dan pasca pijat, dan perubahan kadar gula
yang drastis bisa tertangani lebih awal.
Advertisement
- See more at:
http://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/manfaat-terapi-pijat-untuk-pasien-diabetes.html#sthash.OiViFxVz.dpuf

0 Response to "MANFAAT TERAPI PIJAT UNTUK PASIEN DIABETES"
Posting Komentar